Berita Booking.com

Koper pelangi: memamerkan hospitality inklusif di Booking.com

 | Simpan
Kami telah meluncurkan badge baru bagi properti Proud Certified, sebuah simbol atas komitmen mereka terhadap layanan yang lebih terbuka bagi semua orang.

Di Booking.com, kami berkomitmen untuk mempermudah semua orang menjelajahi dunia. Menurut riset kami, lebih dari separuh traveler LGBTQ+ (53%) memiliki pengalaman yang tidak mengenakkan di properti tempatnya menginap. Hal ini menggarisbawahi pentingnya memahami kebutuhan traveler LGBTQ+ guna menyediakan layanan akomodasi yang inklusif bagi semua orang. 

Untuk membantu mitra menyambut traveler LGBTQ+ dengan lebih hangat, tahun lalu kami memperkenalkan program edukasi Proud Hospitality, sebuah sesi pelatihan online yang dirancang untuk mengedukasi mitra tentang cara melayani traveler LGBTQ+ dengan lebih baik. Berbagai perubahan dan insight praktis yang dirancang untuk membuat semua orang merasa disambut dengan baik juga dibahas dalam pelatihan ini. Sesi berdurasi 75 menit dan tanpa biaya ini adalah inti dari inisiatif Travel Proud kami, dan merupakan langkah pertama bagi penyedia akomodasi untuk menjadi properti Proud Certified di platform kami.  

Awalnya diluncurkan di berbagai kota di Belanda, Jerman, dan Inggris (UK), program ini kini telah berkembang dan merangkul mitra di Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Australia, dan Selandia Baru. Pelatihannya saat ini tersedia dalam bahasa Inggris, atau kadang bahasa Prancis, dengan wilayah dan bahasa baru yang terus ditambah di sepanjang tahun 2021 hingga tahun 2022. Meski begitu, semua mitra di seluruh dunia diundang untuk mengikuti pelatihan ini, yang tersedia untuk beberapa zona waktu.  

Badge khusus untuk mitra Proud Certified

Untuk membantu mitra tampil menonjol sebagai akomodasi yang dapat sangat dipercaya traveler, kami telah meluncurkan badge khusus untuk properti Proud Certified. Setelah mitra menyelesaikan program edukasi ini dan berkomitmen untuk memberikan pengalaman tamu inklusif dengan mengisi formulir deklarasi kami, badge berbentuk koper pelangi akan muncul di halaman properti dan bisa dilihat oleh traveler global. Selain itu, kota-kota dengan beberapa properti Proud Certified saat ini juga sedang ditampilkan di halaman Travel Proud khusus. Ketika tamu mengeklik salah satu kota, propertinya yang inklusif akan ditampilkan di sana. 

Image
Travel Proud Badge

Bendera pelangi dikenal sebagai simbol kuat akan kebanggaan komunitas LGBTQ+ dan dikibarkan di seluruh dunia sebagai bentuk solidaritas. Koper pelangi ini didesain dengan intensi serupa, sebuah emblem yang dapat dipamerkan mitra guna membantu traveler dalam mencari tempat menginap yang akan menyambut mereka dengan tangan terbuka, tempat di mana mereka bisa datang sebagai diri sendiri, apa pun orientasi dan identitasnya. 

Badge ini tentunya harus dibarengi dengan edukasi, sebuah langkah penting dalam mencapai standar hospitality inklusif, karena traveler LGBTQ+ akan dapat melihat layanan yang tidak tulus dengan cepat. Itu sebabnya badge ini hanya diberikan untuk mitra yang telah mengikuti pelatihan. Selain itu, ini juga merupakan cara lain bagi kami untuk menghargai upaya Anda dalam meningkatkan pengalaman travel LGBTQ+, sembari memungkinkan pelanggan untuk Book Proud. 

“Semua yang kami lakukan di Booking.com adalah demi membuat pengalaman travel lebih mulus dan mudah bagi semua orang, dari mana pun asalnya, siapa pun yang mereka cintai, dan apa pun identitasnya,” ujar Arjan Dijk, CMO dan Senior Vice President di Booking.com. “Sebagai gay traveler, saya juga memiliki kekhawatiran tersebut, tetapi saya juga optimis tentang masa depan yang lebih baik. Satu dari lima traveler LGBTQ+ mengaku memiliki harapan tentang traveling tanpa batasan atau limit dalam lima tahun ke depan. Kami sangat percaya bahwa kita bisa menuju ke sana bersama-sama dan setiap orang seharusnya bisa menikmati dunia sebagai dirinya sendiri, setiap saat.”

Akomodasi yang lebih terbuka bagi setiap orang

Menurut riset terbaru yang dilakukan Booking.com, sebagian besar dari traveler LGBTQ+ tidak merasa bahwa mereka bisa menjadi dirinya sendiri ketika bepergian. Lebih dari separuh (56%) merasa bahwa identitas mereka sebagai LGBTQ+ memengaruhi keputusan rencana perjalanan, sementara satu dari lima (20%) merasa perlu mengubah perilakunya untuk menghindari pandangan atau interaksi canggung dengan staf atau pemilik akomodasi.

Hal ini menghadirkan peluang besar bagi industri untuk memberikan pengalaman yang lebih baik, inklusif, dan hangat bagi traveler LGBTQ+, dan semakin menekankan pentingnya edukasi. Berfokus pada tantangan dan kendala unik yang dihadapi komunitas ini ketika bepergian, pelatihan Proud Hospitality bertujuan untuk memberikan mereka yang bergerak di bidang perhotelan sebuah perspektif yang berbeda, sambil memberikan keterampilan dan teknik praktis yang bisa langsung diterapkan di properti. 

Dari traveler LGBTQ+ yang disurvei, separuhnya (50%) menekankan bahwa interaksi dengan staf selama menginap dan pengalaman check-in (44%) adalah faktor yang paling penting dari masa inap yang baik. Paradigma layanan tertentu kerap mengakibatkan situasi canggung, misalnya ketika staf berasumsi bahwa tamunya memerlukan kamar atau tempat tidur yang berbeda ketika check-in sebagai pasangan (20%), atau staf salah mengasumsikan kata ganti panggilan ketika berkorespondensi dengan tamu sebelum kedatangan (14%). 

Edukasi untuk semua staf yang berhadapan dengan tamu dapat mendorong interaksi yang lebih nyaman dan membantu mereka merasa percaya diri saat menjawab pertanyaan dan melayani tamu LGBTQ+ dengan sebaik mungkin. Setelah menyelesaikan pelatihan, Anda akan mendapat akses ke Customer Tookit Travel Proud yang berisi sumber informasi berguna yang dapat dibagikan dengan tim untuk menyediakan layanan yang sempurna bagi setiap tamu.

 

Image
Booking Travel Proud Pool Temp Video Placement
Siap menjadi akomodasi Proud Certified?

Kami senang membantu mitra dalam mendapatkan status Proud Certified. Pelajari semua tentang programnya dan caranya Anda dapat berpartisipasi.

Selengkapnya

Bagaimana pendapat Anda tentang halaman ini?

Kesimpulan
  • Lebih dari separuh traveler LGBTQ+ (53%) memiliki pengalaman yang tidak mengenakkan di tempat menginap
  • Untuk membantu Anda menyambut traveler LGBTQ+ dengan lebih hangat lagi, kami memperkenalkan program edukasi Proud Hospitality 
  • Berisi perubahan dan insight praktis yang dirancang untuk membuat semua orang merasa disambut dengan baik, sesi berdurasi 75 menit tanpa biaya ini merupakan inti dari inisiatif Travel Proud kami
  • Setelah menyelesaikan pelatihan dan berkomitmen untuk memberikan pengalaman tamu yang inklusif, Anda akan menjadi akomodasi Proud Certified
  • Sebagai simbol komitmen Anda terhadap layanan yang inklusif, badge berbentuk koper pelangi akan ditampilkan di halaman properti Anda