Vacation rental

7 insight cara menggunakan TikTok untuk memasarkan rental liburan Anda

 | Simpan
TikTok menjadi channel yang pengaruhnya makin besar untuk konten terkait travel. Berikut tujuh insight tentang cara yang dapat dilakukan pemilik rental liburan untuk memanfaatkan tren dan menjangkau audiens baru

Dengan lebih dari satu miliar pengguna bulanan aktif di seluruh dunia, TikTok telah tumbuh menjadi platform yang sangat berpengaruh, terutama dalam industri travel.

Riset Tren Travel 2023 Booking.com* menunjukkan bahwa dari 30% traveler global yang memilih TikTok untuk inspirasi travel:

  • 56% traveler menggunakan TikTok untuk mendapatkan tips travel
  • 54% traveler menggunakannya untuk mendapatkan inspirasi destinasi
  • 51% traveler menggunakannya untuk mendapatkan inspirasi tempat menginap

Seiring berkembangnya TikTok sebagai sumber informasi andalan bagi banyak orang, kami ingin melihat cara yang dapat Anda lakukan untuk berinteraksi dengan audiens ini dan terus menumbuhkan kesadaran merek Anda.

Berikut ini beberapa insight utama yang dapat Anda praktikkan.

1) Gunakan TikTok untuk mempromosikan properti 

Riset TikTok sendiri telah menunjukkan bahwa 63% pengguna cenderung menonton iklan di TikTok dan 92% berbuat mengikuti konten yang mereka tonton.

Selain itu, TikTok memiliki efek priming yang kuat pada media lain. Misalnya, pengguna cenderung jarang melewati iklan sebelum video (pre-roll ad) di platform lain apabila mereka pernah melihat iklan dari merek itu di TikTok. Ini berarti, investasi Anda di TikTok dapat berpengaruh di tempat lain juga apabila Anda sudah mengiklankan properti Anda di platform lainnya.

Namun, ada batasan dalam mempergunakan iklan ini. Ketika orang sedang scrolling, alangkah baiknya apabila mereka tidak menyadari bahwa konten yang dilihat adalah iklan. Konten ini sebaiknya terlihat seperti buatan kreator lainnya dalam komunitas: informatif, menarik, dan menghibur. Jika konten terasa seperti berjualan terang-terangan tanpa menawarkan nilai pengguna, orang akan mudah saja melewatinya untuk melihat video lain.

2) Jangan terlalu repot memoles konten

Di TikTok, pengguna menanggapi autentisitas. Ini berarti, Anda tidak butuh video polesan yang dibuat dengan mahal, yang biasa identik dengan ‘influencer’ media sosial. Justru, Anda dapat fokus pada hal yang lebih terasa relevan. 

Hal ini dapat menjadikan TikTok cukup mudah diakses. Sebab, dengan tidak begitu banyaknya tekanan untuk membuat semua terlihat sempurna, Anda tidak memerlukan bujet marketing yang besar atau tim pakar untuk membuahkan hasil yang baik.

“Kualitas kamera smartphone standar biasanya lebih dari cukup, dan Anda dapat merekam dan mengedit langsung di aplikasi sehingga tidak perlu perangkat lunak lain. Kembali lagi ke aspek autentisitas tadi. Kami sering menyebutnya sebagai 'lo-fi'–kualitasnya tidak rendah, tetapi tidak perlu dipoles berlebihan juga.” – Hannah Bennett, Travel Lead di TikTok

3) Jangan lupakan audio

Banyak platform yang secara default membisukan video. Sementara, audio di TikTok otomatis aktif dan menjadi bagian penting dari pengalaman penonton.

Seperti yang disebutkan tadi, kualitas audio ini tidak harus sempurna, tetapi perlu disertakan karena merupakan salah satu aspek vital dari pengalamannya.

Jadi, saat Anda merencanakan konten terkait properti untuk diposting, pikirkan sejenak tentang audio yang akan didengar audiens, juga video yang akan dilihat. Anda ingin menyisipkan voice over informatif, atau musik yang trending?

4) Durasi video tidak terlalu penting

Yang awalnya hanya 15 detik, durasi video maksimum di TikTok telah berubah menjadi 10 menit. Bahkan, Hilton baru-baru ini sukses besar dengan video sepuluh menit.

Namun, meski bisa sampai sepuluh menit, apakah durasi video harus selama itu?

Saat berbicara di acara Click. terbaru kami, Kristen Stoutenburgh, US Travel Partnerships Teams Lead TikTok mengatakan bahwa durasi video yang ideal cukup “selama audiens Anda dapat tetap terhibur”.

TikTok pada dasarnya memang platform hiburan, jadi Anda harus berusaha menjaga perhatian orang.

5) Bekerja sama dengan kreator

Bekerja sama dengan para kreator–atau ’influencer’ TikTok–dapat jadi cara efektif untuk mulai menggunakan platform tersebut. 

Kreator tahu audiensnya, jadi mereka tahu topik apa saja untuk dibicarakan dan, yang tak kalah penting, topik apa yang perlu dihindari. Mereka juga secara luas dipercaya oleh pengguna, dengan tiga dari empat pengguna berpendapat bahwa konten yang dibuat kreator dapat dipercaya.

Jika Anda memutuskan untuk memakai cara ini, menjalin hubungan jangka panjang dengan kreator akan jauh lebih efektif daripada menggunakan video satu kali saja. Dengan menemukan kreator yang tinggal di dekat rental liburan Anda untuk menjalin kemitraan sebagai ‘brand ambassador’, Anda dapat membantu mendatangkan hasil jangka panjang.

6) Beri kreator kebebasan

Baik Anda bermitra dengan kreator ataupun membuat konten sendiri, Anda harus memberikan keleluasaan yang cukup kepada orang yang bertanggung jawab dalam hal posting konten.

Proses persetujuan yang panjang dan ditunda-tunda dapat menghambat Anda untuk menanggapi tren jangka pendek, memutus jalur potensial menuju status ‘viral’ yang sangat didambakan banyak orang.

Jika persetujuan konten memakan waktu empat minggu, Anda akan kehilangan momen atau ketinggalan tren.

7) Tetap konsisten

Kinerja bukan suatu hal yang menentu, seperti yang dikatakan kreator TikTok Michelle González saat menjelaskan bahwa Anda dapat membuat 10 post konten TikTok tanpa hasil, sementara satu konten berikutnya baru bisa mendatangkan hasil yang diharapkan. Namun, ia menegaskan, Anda tetap memerlukan 11 post tersebut untuk mencapai sukses.

Lagipula, tiap konten berperan dalam membangun reputasi Anda, serta posisi Anda di komunitas yang lebih luas. Ini semua memerlukan waktu dan sikap konsisten.

Jadi, jangan mudah menyerah apabila Anda tidak langsung melihat hasilnya.

*Riset ditugaskan oleh Booking.com dan secara independen dilakukan terhadap sampel orang dewasa yang pergi berwisata dalam 12 bulan terakhir dan berencana untuk pergi berwisata pada 2023. Sampel terdiri dari 42.513 responden di 33 pasar. Responden menyelesaikan survei online pada bulan Januari atau Februari 2023.
 

TikTok's Travel Lead on reaching and engaging new audiences
Temukan insight lainnya

Ini hanya beberapa insight yang diambil dari TikTok Masterclass pada acara Click. 2023. Cari tahu lebih lanjut dengan menonton sesi lengkapnya. 

Tonton sekarang

Bagaimana pendapat Anda tentang halaman ini?

Kesimpulan
  • Riset kami menunjukkan bahwa TikTok jadi makin berpengaruh sebagai sumber konten terkait travel, dengan 54% responden mengaku menggunakannya untuk mencari ide destinasi
  • Iklan di TikTok tidak hanya memengaruhi penggunanya di sana, tetapi juga persepsi mengenai iklan yang mereka lihat di tempat lain
  • Pengguna cenderung menyukai autentisitas sehingga konten tidak memerlukan sumber daya atau keahlian luas untuk bisa berdampak
  • Bermitra dengan kreator eksternal dapat jadi cara yang efektif untuk memulai